Organ-organ yang terdapat dalam tubuh akan bekerja sama membentuk

KOMPAS.com - Organ merupakan kelompok jaringan yang melakukan beberapa fungsi. Di lansir dari Encyclopaedia Britannica (2015), organ adalah sekelompok jaringan organisme hidup yang telah disesuaikan untuk melakukan fungsi tertentu. 

Berdasarkan letaknya, organ tubuh dibedakan menjadi dua yaitu organ dalam dan organ luar. Organ dalam terletak di dalam tubuh, seperti jantung, ginjal, hati, limpa, dan usus. Sedangkan organ luar, seperti kaki, tangan, dan kulit. 

Sistem Organ

Sistem organ adalah kelompok organ yang bekerja sama membentuk suatu fungsi yang berkesinambungan.

Sistem organ pada tubuh hewan dan manusia dibedakan menjadi sepuluh sistem, yaitu pencernaan, pernapasan, peredaran darah, ekskresi, rangka, saraf, otot, kelenjar, integument, dan reproduksi.

Baca juga: Kulit sebagai Organ Ekskresi Tubuh

Berikut penjelasannya: 

Sistem Reproduksi

Sistem reproduksi makhluk hidup berungsi untuk perkembangbiakkan, sistem reproduksi bergantung pada jenis kelaminnya. Pada wanita terdiri atas vagina, ovarium, dan Rahim, sedangkan pada pria terdiri atas penis, testis, dan vas deferens.

Sistem Endokrin

Dilansir dari Biology Dictionary, sistem endokrin terdiri atas semua kelenjar penghasil hormon dalam tubuh yang berfungsi untuk mengatur metabolisme. Contoh kelenjar penghasil hormon adalah kelenjar tiroid, kelenjar pituitary, dan pankreas.

Sistem Integumen

Sistem integument adalah sistem yang melindungi tubuh dari lingkungan luar terdiri atas organ kulit, kuku, rambut pada manusia, dan bulu, dan sisik pada hewan.

Sistem Rangka

Sistem rangka berfungsi untuk memberikan bentuk tubuh dan juga menyokong tubuh makhluk hidup. Sistem rangka terdiri atas tulang-tulang yang berada pada tubuh seperti tengkorak, tulang rusuk, tulang dada, dan tulang anggota gerak bagian bawah.

Baca juga: Cara Merawat Organ Tubuh agar Sehat

Ilustrasi sistem peredaran darah manusia.

Sistem Pernafasan

Sistem pernafasan terdiri atas hidung, trakea, laring, faring, bronkus, dan paru-paru. Sistem pernafasan berungsi untuk memperoleh oksigen yang diperlukan tubuh dan mengeluarkan karbon dioksida yang tidak diperlukan tubuh.

Sistem otot terdiri atas otot polos, otot lurik, dan otot jantung seperti yang telah dijelaskan pada jaringan hewan vertebrata. Sistem otot berfungsi sebagai alat gerak aktif pada tubuh makhluk hidup.

Sistem Peredaran Darah

Dilansir dari Biology Dictionary, sistem peredaran darah terdiri atas jantung, vena, arteri, kapiler, kelenjar limfatik, dan kelenjar limfa.

Sistem peredarah darah berfungsi untuk mengedarkan darah, oksigen dan nutrisi ke sel-sel diseluruh tubuh, mengangkut hasil metabolisme, dan menghancurkan bakteri.

Baca juga: Dampak Tubuh Jika Organ Hati Tidak Bisa Menetralisir Toksin

Sistem Pencernaan

Sistem pencernaan terdiri atas lidah, gigi, kelenjar air liur, kerongkongan, lambung, hati, pancreas, usus, dan empedu. Sistem pencernaan berfungsi untuk mencerna makanan agar dapat diserap oleh darah dan digunakan oleh seluruh bagian tubuh.

Sistem Saraf

Sistem saraf terdiri atas otak, sumsum tulang belakang, dan sistem saraf tepi. Sistem saraf berfungsi untuk menerima rangsang dari organ tubuh dan mnyampaikannya ke otak, ataupun mengantarkan perintah dari otak ke organ tubuh.

Sistem Sekresi

Sistem sekresi terdiri atas ginjal, kandung kemih, ureter, dan uretra. Sistem sekresi berfungsi untuk memuang hasil metabolisme dan juga zat-zat yang tidak terpakai oleh tubuh.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Organ dan Sistem Organ

By: Elvina

Kita bisa berlari ke sana ke sini dengan leluasa. Hal ini karena memiliki tulang dan otot yang menyusun sistem gerak. Selain sistem gerak, sistem apa saja yang menyusun tubuh manusia?. Organ apa saja yang menyusun sistem tersebut?. Mari, kita cari tahu sistem organ lain yang menyusun tubuh manusia!.

Yang diperlukan adalah:

v Charta anatomi tubuh manusia dan berbagai sumber pustaka.

Yang di kerjakan adalah:

Carilah charta anatomi tubuh manusia. Kita dapat menemukan dari berbagai sumber pustaka. Mamfaatkan buku-buku yang ada diperpustakaan, melalui internet,Torso manusia, atau sumber lain yang memungkinkan. Identifikasi organ-organ yang ada dalam charta anatomi tubuh manusia. Kelompokkan berdasarkan sistem organ yang sesuai. Diskusikan dengan teman kelompok.

No

Sistem Organ

Organ

Fungsi

1.

Sistem pernafasan

Hidung,...,...,

2.

Sistem pencernaan

Mulut,...,...,...

3.

Sistem peredaran darah

Jantung,...,...,

4.

Sistem ekskresi

Kulit,...,...,...

5.

Sistem reproduksi

Testis,...,...,...

6.

Sistem gerak

Rangka,...,...,

7.

Sistem koordinasi

Otak,...,...,...

Kesimpulan Praktikum.

Dalam pengamatan terdapat organ yang menyusun lebih dari satu sistem organ, seperti hidung, selain menyusun sistem pernafasan juga menyusun sistem indra. Lidah, selain menyusun sistem pencernaan juga menyusun sistem indra.

Terdapat perbedaan antara hewan dan manusia, antara lain:

Jantung terdiri dari jaringan epitel, otot, ikat, dan saraf. Jantung berfungsi untuk memompa darah. Mata terdiri dari jaringan otot, saraf, ikat, darah, dan lain-lain. Mata berfungsi untuk melihat. Ginjal terdiri dari jaringan otot, ikat, saraf, dan lain-lain. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah.

Di dalam tubuh, organ-organ akan bekerja sama satu dengan lainnya. Tanpa adanya kerja sama dengan organ lain, proses dalam tubuh tidak akan terjadi. Contoh, jantung berfungsi untuk mengedarkan darah, tidak dapat bekerja tanpa adanya organ lain seperti pembuluh darah. Begitu juga sebaliknya. Kumpulan organ-organ dengan sistem tertentu disebut sistem organ.

Sistem organ pada hewan dan manusia, antara lain:

Sistem pencernaan makanan terdiri dari: mulut, kerongkongan, lambung, usus halus, usus besar, dan anus. Sistem pernapasan manusia terdiri dari laring, faring, trakea (tenggorokan), brongkus, Brongkiolus, alveolus (paru-paru) Sistem peredaran.darah manusia terdiri dari jantung, pembuluh darah, dan pembuluh getah bening. Sistem pengeluaran terdiri dari ginjal, kulit, paru-paru, dan hati. Sistem hormon dari hipofisis, adrenal, tiroid, dan lain-lain.

Di antara sistem-sistem tersebut, tidak bekerja sendiri-sendiri. Tetapi mereka saling bekerja sama sehingga membentuk proses kehidupan dalam organisme. Di dalam organisme terjadi susunan organisasi yang membentuk suatu organisme. Organisme yang terbentuk terdiri dari bagian terkecil yang disebut dengan sel sampai akhirnya terbentuk organisme dengan urutan sebagai berikut:

Sel – Jaringan – Organ – Sisrem Organ – Organisme.

Dalam kamus sains, organ adalah kumpulan dari berbagai jaringan yang bekerja sama untuk melakukan fungsi tertentu.

Rujukan materi pada kamus sains dan buku IPA kelas VIII

Lubuk Sikaping, 270920

Pengertian Sistem Organ – Sudah pahamkah Grameds dengan pengertian sistem organ dan fungsinya? Tubuh kita yang setiap hari bisa bergerak ini memiliki sistem organ yang kompleks. Mulai dari sistem saraf, pencernaan, pernafasan, gerak, dan sebagainya. Itulah sebabnya penting bagi kita untuk memahami apa saja sistem organ dan bagaimana fungsinya. Agar lebih paham soal sistem organ, berikut ini penjelasan tentang pengertian sistem organ dan bagian-bagiannya beserta fungsinya dalam anatomi tubuh manusia:

Pengertian Sistem Organ Manusia

Anatomi manusia adalah ilmu yang mempelajari tentang struktur tubuh manusia. Anatomi tubuh manusia terdiri dari sel, jaringan, organ, dan sistem organ. Sistem organ adalah bagian- bagian yang menyusun dan membentuk tubuh manusia sampai bisa berfungsi sempurna. Sistem ini terdiri dari berbagai jenis organ dengan struktur dan fungsi tertentu. Sistem organ memiliki berbagai struktur dan fungsi. Setiap sistem organ secara langsung atau tidak langsung saling bergantung.

Sistem Organ adalah cara organ bekerja sama untuk melakukan tugas. Keterkaitan masing-masing organ ini tidak bisa berfungsi sendiri-sendiri, namun susunan organ ini kemudian saling bergantung dan saling mempengaruhi satu sama lain cara kerjanya dalam tubuh. Tanpa kerja sama organ lain, proses tersebut tidak terjadi di dalam tubuh. Menurut Brum (1994) Manusia memiliki sembilan sistem organ, yakni sistem pencernaan, sistem pernapasan, sistem peredaran darah, sistem ekskresi, sistem motorik (gerak), sistem reproduksi, sistem saraf, sistem integumen, dan sistem endokrin.

Pixabay.com/Geralt

Sistem organ manusia adalah kumpulan organ yang menopang tubuh dan bekerja sama agar berfungsi dengan baik. Kesehatan tubuh manusia tergantung pada berfungsinya sistem organ. Organ adalah kumpulan jaringan dengan satu atau lebih fungsi. Berdasarkan letaknya, organ dalam tubuh dibedakan menjadi organ dalam dan organ luar. Jantung, ginjal, lambung, dan usus adalah contoh organ dalam, sedangkan contoh organ luar adalah hidung dan kulit.

Berbagai jenis organ ini bekerja sama membentuk sistem organ tubuh manusia. Jika salah satu organ tidak berfungsi dengan baik, maka organ tubuh lainnya akan berpengaruh. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan tubuh, penting untuk menjaga fungsi sistem organ setiap saat. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa setiap sistem oragan ini memiliki fungsi dan cara kerjanya masing-masing. Berikut ini bagian-bagian sistem organ yang ada dalam tubuh manusia berserta fungsi dan cara kerjanya:

Bagian-bagian Sistem Organ Manusia Dan Fungsinya

1. Sistem pencernaan

Manusia membutuhkan makanan dari tumbuhan dan hewan. Makanan yang masuk dalam perut kemudian perlu dicerna atau dipecah menjadi bagian atau molekul yang lebih kecil dan sederhana. Proses pencernaan berlangsung di saluran cerna atau sistem pencernaan. Makanan diserap oleh saluran pencernaan dan diedarkan ke seluruh tubuh dalam bentuk molekul kecil.

Secara umum pulping dibagi menjadi pulping mekanik dan pulping kimia. Pencernaan mekanis adalah proses mengubah makanan dari kasar menjadi kecil atau halus. Proses ini berlangsung pada gigi di dalam mulut. Pencernaan kimiawi adalah proses menggunakan enzim untuk mengubah makanan dari zat kompleks menjadi zat yang lebih sederhana, yang terjadi di mulut, lambung, dan usus. Enzim yang terkandung dalam alat pencernaan merupakan bentuk zat kimia yang diproduksi tubuh untuk mendorong reaksi kimia makanan dalam tubuh.

Proses pencernaan makanan manusia melibatkan sistem pencernaan makanan. Sistem pencernaan manusia adalah organ yang membantu mencerna makanan yang kita makan. Sistem pencernaan dibagi menjadi saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Organ-organ berikut yang terlibat dalam sistem pencernaan manusia:

  • Mulut
    Proses pencernaan makanan dimulai di mana makanan masuk ke mulut dan rongga mulut dimulai di saluran pencernaan. Pencernaan mekanis dan kimiawi terjadi di mulut. Di dalam mulut organ yang bekerja adalah lidah, gigi, dan kelenjar ludah. Lidah dan gigi berperan dalam pencernaan mekanik makanan dengan mengunyah.
  • Kerongkongan
    Makanan dicerna di mulut dan kemudian dikirim ke kerongkongan. Kerongkongan berbentuk seperti selang atau tabung air dengan panjang + 2530 cm. Ini dimulai di dada, di belakang leher, di belakang faring, dan kemudian di belakang jantung, dan berakhir di perut melalui septum rongga tubuh di depan tulang belakang.
  • Lambung
    Lambung adalah saluran pencernaan yang mengembang seperti kantung, terletak di bagian atas rongga perut kiri, dan sebagian ditutupi oleh hati dan limpa. Lambung ini berbentuk seperti huruf J.
  • Hati
    Hati terletak di bawah septum rongga tubuh dan mengisi sebagian besar bagian atas rongga perut kanan. Hati menghasilkan empedu dan terkumpul di kantong empedu.
  • Pankreas
    Pankreas pada dinding posterior abdomen dan sisi kiri limpa. Ujungnya ada di loop duodenum. Saluran pankreas mengarah ke duodenum bersama dengan saluran empedu.
  • Usus Halus
    Usus halus adalah tabung berbentuk tabung dengan diameter sekitar 2,5 cm. Saat diregangkan, usus halus bisa mencapai panjang sekitar 6 meter.
  • Usus Besar
    Usus halus menyerap zat makanan. Zat yang tidak dapat diserap didorong ke dalam usus besar.
  • Anus
    Bagian bawah dari sumbu usus akhirnya mengarah ke saluran anus, yang kemudian mengeluarkan feses.

2. Sistem Pernapasan

Dalam sistem pernapasan terjadi respirasi yang merupakan proses pertukaran gas antara organisme dan lingkungannya. Oksigen merupakan kebutuhan utama saat bernafas. Oksigen pernapasan berasal dari lingkungan. Oksigen diperlukan untuk oksidasi (pembakaran) makanan, yaitu gula (glukosa). Proses oksidasi makanan membantu menghasilkan energi. Energi yang dihasilkan digunakan untuk aktivitas sehari-hari seperti pertumbuhan, menjaga suhu tubuh, pembakaran sel somatik, dan kontraksi otot.

Bernapas tidak hanya menghasilkan energi, tetapi juga karbon dioksida dan uap air. Sistem pernapasan manusia memiliki struktur dan fungsi yang sangat kompleks. Sistem pernapasan didukung oleh organ-organ dengan berbagai bentuk dan fungsi. Selain itu, pernapasan manusia melibatkan organ dan mekanisme yang saling mendukung. Sistem pernapasan manusia memiliki organ pernapasan yang mendukung proses pernapasan.

Organ pernapasan ini memiliki struktur dan fungsi yang berbeda. Paru-paru dapat dibandingkan dengan dua bursa sinovial lambung, yang bagian dalamnya terhubung ke udara luar melalui saluran udara. Bagian dalamnya sangat besar dan terdiri dari kantung alveolus dengan dinding yang sangat tipis. Pertukaran gas terjadi di alveolus. Oksigen yang diambil selama proses pernapasan digunakan untuk mengoksidasi makanan yang dihasilkan oleh pencernaan makanan.

Dalam sel jaringan tubuh, oksidasi zat makanan terjadi pada reaksi berikut ini: C6H12O6 + 6O2 menjadi 6CO2 + 6H2O + energy. Zat C6H12O6 merupakan bentuk glukosa dari proses pencernaan makanan dalam tubuh dan O2 adalah oksigen dari organ pernapasan. Hasil pernapasan berupa energi berupa CO2 (karbon dioksida), H2O (air), dan ATP.

3. Sistem Peredaran Darah (Kardiovaskular)

Sistem peredaran darah dan sistem limfatik merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem peredaran darah atau sistem transportasi. Disebut sistem transportasi karena darah membawa nutrisi dan mengedarkan gas pernapasan ke seluruh tubuh. Sistem peredaran darah pada tubuh manusia adalah jantung dan pembuluh darah.

Jantung memompa darah ke seluruh tubuh. Selain jantung, terdapat pembuluh darah yang mendukung sistem peredaran darah. Darah beredar di pembuluh darah ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, ini disebut loop tertutup. Pembuluh darah diklasifikasikan menjadi kapiler, arteri, dan vena sesuai dengan fungsinya.

Sistem peredaran darah manusia merupakan sistem peredaran darah tertutup karena darah mengalir keluar masuk tubuh melalui pembuluh darah dan darah mengalir melalui jantung dua kali. Oleh karena itu, disebut sirkuit ganda yang terdiri dari elemen-elemen berikut:

  • Sirkuit Utama Atau Sirkuit Sistemik
    Aliran darah sistemik adalah aliran darah yang mengeluarkan darah kaya oksigen dari bilik kiri jantung (ventrikel) dan mengedarkannya ke jaringan tubuh. Oksigen ditukar dengan karbon dioksida di jaringan tubuh. Darah yang kaya karbon dioksida kemudian diangkut melalui pembuluh darah ke atrium kanan (atrium) jantung.
  • Sirkulasi paru
    Sirkulasi paru adalah sistem peredaran darah yang membawa darah dari jantung ke paru-paru dan kembali ke jantung. Darah yang kaya karbon dioksida dari ventrikel kanan dibawa melalui arteri pulmonalis ke paru-paru, di mana ia ditukar dengan darah yang kaya oksigen di kantung paru-paru dan mengalir melalui vena pulmonalis ke atrium kiri jantung.

4. Sistem Ekskresi

Proses metabolisme tubuh meliputi proses memperoleh energi dan zat-zat yang berguna bagi tubuh. Selama metabolisme, zat yang tidak dibutuhkan tubuh diproduksi. Zat-zat tersebut dapat berbahaya bagi tubuh dan harus dikeluarkan dari tubuh. Proses mengeluarkan produk limbah dari tubuh disebut ekskresi. Penghapusan produk limbah dari tubuh tercermin dalam berbagai proses, termasuk berkeringat, ekskresi urin, gas CO2 dan H2O, dan ekskresi urea dan empedu. Sistem ekskresi manusia meliputi organ ekskresi berupa ginjal, kulit, paru-paru, dan hati.

  • Ginjal
    Ginjal menyaring darah dan bertindak sebagai alat ekskresi, memungkinkan residu dalam darah dikeluarkan dalam bentuk urin. Urine yang dikeluarkan setiap hari merupakan hasil dari sistem perkemihan. Sistem urinaria dapat menjaga keseimbangan air tubuh, menjaga volume dan komposisi cairan dalam tubuh, serta mengatur pH cairan.
  • Kulit
    Kulit adalah alat ekskresi yang mengeluarkan kotoran berupa keringat. Keringat mengandung produk limbah, terutama garam. Struktur kulit manusia terdiri dari epidermis, dermis, dan hipodermis.
  • Paru-paru
    Paru-paru terletak di sisi kiri dan kanan rongga dada manusia dan dilindungi oleh tulang rusuk. Paru-paru terdiri dari dua bagian. Artinya, paru-paru kanan memiliki tiga lobus dan paru-paru kiri memiliki dua lobus.
  • Hati
    Fungsi hati ada kaitannya dengan sistem pencernaan. Di antara berbagai fungsi hati, yang berkaitan dengan fungsi ekskresi adalah menghasilkan empedu. Empedu diproduksi ketika sel darah merah dipecah.

5. Sistem Reproduksi

Reproduksi manusia adalah seksual. Dengan kata lain, pembentukan individu baru dimulai dengan pengikatan gamet jantan (sperma) dan gamet betina (sel telur). Sistem reproduksi manusia dibagi menjadi organ reproduksi pria dan wanita.

  • Alat Reproduksi Pria
    Alat reproduksi pria dapat dibedakan menjadi alat reproduksi luar dan alat reproduksi dalam. Alat kelamin luar terdiri dari penis dan skrotum. Alat reproduksi luar terdiri dari testis, vas deferens, uretra, dan gonad.
  • Alat Reproduksi Wanita
    Organ reproduksi wanita dapat dibedakan menjadi organ reproduksi luar dan dalam. Organ reproduksi luar wanita adalah vulva, labium, dan saluran genital. Vulva adalah celah terluar pada organ reproduksi wanita dan dikelilingi oleh sepasang bibir (kanan dan kiri). Kedua bibir ini disebut labia. Vulva mengarah ke dua saluran, saluran kemih dan alat kelamin (vagina). Organ reproduksi wanita terdiri dari ovarium, saluran genital, dan vagina, antara lain.

6. Sistem Saraf

Sistem saraf terdiri dari dua bagian utama, sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi, yang diperlukan untuk mengatur semua bagian tubuh. Sistem saraf pusat meliputi otak dan sumsum tulang belakang. Sistem saraf perifer, di sisi lain, terdiri dari jaringan saraf yang menghubungkan bagian lain dari tubuh.

Kedua bagian dari sistem ini berfungsi untuk mengumpulkan informasi baik di dalam maupun di luar tubuh. Setelah memproses informasi, ia mengirimkan instruksi ke organ tubuh lain untuk bertindak berdasarkan itu. Beberapa sistem saraf tepi dibagi menjadi dua komponen yang berbeda: sistem saraf somatik dan sistem saraf otonom. Sistem somatik bekerja pada bagian yang merespon instruksi. Sistem saraf otonom, di sisi lain, berfungsi di luar kesadaran manusia, misalnya memompa darah.

7. Sistem Muskuloskeletal

Dalam anatomi tubuh manusia juga terdapat sistem muskuloskeletal yang terdiri dari sistem rangka dan otot. Sistem otot meliputi otot, tendon, dan ligamen yang menempel pada tulang. Sistem kerangka manusia memiliki 206 tulang, yang juga membantu dalam produksi sel darah, penyimpanan mineral penting, dan produksi hormon.

Oleh karena itu, sistem kerangka ini memberikan bentuk, struktur, atau postur dan merupakan penopang utama gerakan yang dihasilkan oleh tubuh. Tidak hanya itu, terdapat 650 jaringan otot dalam anatomi organ tubuh. Ada tiga jenis otot. Otot rangka terhubung ke tulang dan membantu mereka bergerak. Miokardium membantu memompa darah Otot polos pada organ membantu menggerakkan zat-zat tertentu.

Peran utama dari sistem limfatik adalah untuk membentuk dan mengangkut getah bening. Cairan yang mengandung sel darah putih dan membantu tubuh melawan infeksi. Sistem limfatik juga mendukung sistem ekskresi dengan membuang kelebihan air, protein, lemak, bakteri dan zat lain yang tidak dibutuhkan tubuh. Dapat dikatakan bahwa sistem limfatik juga penting untuk sistem kekebalan dan sistem pencernaan untuk menjaga tekanan darah.

Sistem Sistem endokrin, seperti halnya sistem saraf, sistem endokrin berperan penting dalam sistem organ manusia karena dapat melepaskan hormon ke dalam darah. Hormon-hormon ini, pada gilirannya, mengatur berbagai jaringan dan fungsi tubuh. Misalnya mengatur sistem metabolisme hingga fungsi seksual. Di bawah adalah delapan jenis utama kelenjar dalam sistem endokrin anatomi manusia:

  • Kelenjar hipofisis menghasilkan hormon pertumbuhan, hormon prolaktin, dan hormon antidiuretik
  • Hipotalamus di bagian otak ini menghubungkan sistem endokrin ke sistem saraf
  • Kelenjar tiroid menghasilkan hormon tiroid yang mempengaruhi proses metabolisme
  • Kelenjar adrenal mengeluarkan hormon adrenal yang mempengaruhi tekanan darah dan detak jantung
  • Gonad menghasilkan hormon estrogen dan progesteron pada wanita dan hormon testosteron pada pria
  • Pankreas, organ ini menghasilkan hormon insulin dan glukagon untuk mengontrol kadar gula darah
  • Kelenjar pineal menerima informasi tentang siklus terang-gelap dan melepaskan hormon melatonin
  • Kelenjar paratiroid mengatur kadar kalsium dalam tubuh

9. Sistem Urinaria

Sistem urinari atau sistem ekskresi bertanggung jawab untuk menyaring darah dan membuang racun dari jaringan tubuh. Sistem ini didasarkan pada ginjal, ureter (ureter), Kandung kemih dan uretra. Menghilangkan kelebihan air dan racun dari sistem organ manusia juga membantu mengatur tekanan darah.

10. Sistem Kekebalan

Tubuh Sistem imun adalah organ pertahanan tubuh terhadap bakteri, virus, dan patogen berbahaya lainnya, yang organ utamanya adalah kelenjar getah bening, sumsum tulang, limpa, kelenjar gondok, amandel, sel darah putih, dan kulit. Fungsinya sangat penting bagi manusia, tetapi sistem kekebalan ini dibentuk oleh anatomi sistem organ tubuh lainnya.

Anatomi tubuh manusia terdiri dari berbagai sistem, masing-masing dengan struktur dan fungsinya sendiri. Meskipun demikian, sistem organ tubuh manusia bekerja sama untuk menjaga agar tubuh berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, Anda memiliki kewajiban untuk menjaga kesehatan semua sistem organ.

Nah, itulah penjelasan tentang pengertian sistem organ dan fungsinya. Apakah Grameds sudah bisa membedakan satu sama lain? Kesimpulannya setiap sistem organ memiliki tugas dan cara kerjanya sendiri, namun tetap saling berhubungan dalam prosesnya di tubuh kita. Secara lebih spesifik, kamu juga bisa mempelajari lebih detail tentang sistem organ dari koleksi buku Gramedia di www.gramedia.com, seperti rekomendasi buku berikut ini: Selamat belajar. #SahabatTanpabatas

BACA JUGA:

  • Custom log
  • Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas
  • Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda
  • Tersedia dalam platform Android dan IOS
  • Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis
  • Laporan statistik lengkap
  • Aplikasi aman, praktis, dan efisien