Kontraksi setiap 5 menit sekali pembukaan berapa

Cara menghitung kontraksi perlu Anda ketahui ketika kehamilan Anda sudah mendekati hari perkiraan lahir (HPL).

Ini untuk membedakan antara kontraksi palsu (braxton hicks) dan kontraksi asli yang menandakan persalinan.

Pentingnya mengetahui cara menghitung kontraksi

Cara menghitung kontraksi membantu mengenali tanda persalinan atau kontraksi palsu

Kontraksi adalah tanda-tanda melahirkan yang sebenarnya.

Perlu diketahui bahwa kontraksi adalah pengencangan otot atas rahim untuk mendorong bayi menuju jalan lahir.

Kontraksi umumnya datang tiba-tiba. Biasanya, Anda sudah mendekati persalinan apabila jeda kontraksi semakin teratur dan terasa semakin intens.

Nah, mengetahui perhitungan kontraksi dapat membantu Anda membedakan mana kontraksi braxton hicks dan kontraksi sesungguhnya.

Dengan mengetahui tanda serta cara menghitung kontraksi, Anda juga dapat mengetahui kapan waktu yang tepat untuk segera pergi ke rumah sakit dan bersiap melahirkan.

Kapan harus menghitung kontraksi

Cara menghitung kontraksi bisa dimulai saat memasuki trimester 3

Menghitung kontraksi bisa dimulai bahwa hari persalinan sudah semakin dekat dan Anda sudah bisa merasakan kontraksi yang muncul secara rutin.

Selain itu, Anda bisa memulai perhitungan kontraksi setelah Anda merasakan kontraksi yang berbeda daripada hari-hari biasanya.

Menghitung kontraksi juga perlu Anda pahami bahkan sebelum mendekati HPL. Hal ini berguna untuk mengetahui apakah Anda berisiko mengalami persalinan prematur.

Baca Juga

  • Amniotic Band Syndrome, Komplikasi pada Janin Akibat Ketuban Robek
  • 9 Makanan yang Harus Dihindari Saat Hamil 9 Bulan, Ibu Wajib Tahu
  • Bolehkah Ibu Hamil Makan Buah Semangka?

Kontraksi dini terjadi bila pola kontraksi sudah teratur dan pembukaan rahim terjadi pada usia kehamilan trimester 3 awal hingga sebelum usia kehamilan 37 minggu.

Dengan mengetahui pola kontraksinya, maka risiko yang mungkin terjadi saat persalinan pun bisa dicegah.

Cara menghitung kontraksi pada ibu hamil

Cara menghitung kontraksi bisa dilakukan dengan stopwatch

Cara menghitung kontraksi asli bisa Anda lakukan dengan menyiapkan tabel dan stopwatch.

Ketika menghitung kontraksi saat kehamilan, stopwatch berguna agar perhitungan lebih presisi. Jadi, pola kontraksi pun mudah diketahui.

Sementara, tabel terdiri dari kontraksi dimulai, akhir kontraksi, lamanya kontraksi (durasi), dan jumlah kontraksi (frekuensi).

Sebagai contoh, jika kontraksi Anda dimulai pukul 10:00:00 dan berhenti pada 10:00:45, maka kontraksi terjadi selama 45 detik.

Cara menghitung kontraksi asli selanjutnya, lanjutkan pencatatan seperti sebelumnya bila terjadi kontraksi.

Selanjutnya, Anda akan mengetahui frekuensinya. Caranya, hitung jarak waktu antara kontraksi kedua dan pertama. 

Misalnya, kontraksi kedua terjadi pada pukul 10.15 dan kontraksi pertama berlangsung pukul 10.00, maka kontraksi terjadi setiap 15 menit. 

Namun, bukan tidak mungkin bila frekuensi berikutnya bisa berkurang hingga menjadi 10 menit.

Dalam 1 sampai 2 jam, lihat lagi pola kontraksi berdasarkan tabel yang sudah Anda isi.

Bila frekuensinya semakin dekat, lebih intens, teratur, atau durasinya semakin lama, maka Anda sudah dekat dengan persalinan.

Persalinan akan semakin dekat jika kontraksi berlangsung  30-60 detik  dan interval antar kontraksi semakin memendek.

Jenis-jenis pola kontraksi

Pola kontraksi yang teratur dan berkembang merupakan tanda-tanda persalinan segera dimulai

Jika Anda sudah mengetahui cara menghitung kontraksi asli, Anda akan menemukan polanya. 

Pola kontraksi yang teratur adalah salah satu tanda persalinan sudah dekat. Namun, ada beberapa jenis kondisi yang menggambarkan pola kontraksi Anda, yaitu:

1. Kontraksi teratur

Kontraksi teratur adalah saat durasi dan frekuensinya sudah mapan dalam jangka waktu tertentu.

Misalnya, dalam satu jam, kontraksi terjadi setiap 5 menit dengan durasi selama 1 menit.

2. Kontraksi tidak teratur

Kontraksi tidak teratur adalah ketika kontraksi tidak menunjukkan pola yang bisa diprediksi dan stabil. Misalnya, 3 kontraksi terjadi selama 30 sampai 45 detik. Lalu, jarak waktu ketiga kontraksi adalah 7 menit, 10 menit, lalu 15 menit.

The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) mengingatkan bila Anda mengalami pola kontraksi yang tidak teratur dan terasa tidak nyeri, ini berarti Anda mengalami kontraksi palsu. Ini bukanlah pertanda awal persalinan.

Baca Juga

  • Kehamilan Risiko Tinggi, Apa Saja Faktor Penyebabnya? (Plus Tips Menjalaninya)
  • Ciri-Ciri Hamil Seminggu dan Cara Merawatnya dengan Baik
  • Sayuran Penurun Darah Tinggi untuk Ibu Hamil dan 7 Jenis Makanan Lainnya

Braxton hicks bahkan bisa terjadi berminggu-minggu sebelum persalinan dimulai.

Kondisi ini sebenarnya terjadi karena rahim sedang "berlatih" mempersiapkan kontraksi untuk persalinan yang sesungguhnya.

3. Kontraksi berkembang

Kontraksi ini terjadi lebih lama dan frekuensinya semakin sering. Bahkan, kondisi ini bisa dikatakan sebagai kemajuan.

Saat persalinan terjadi, durasi kontraksi semakin lama dan terasa semakin kuat pada rahim Anda.

4. Kontraksi tidak berkembang

Kontraksi yang dialami justru tidak kunjung semakin lama, semakin kuat, dan semakin sering. Hal ini ditandai dengan serviks yang belum mengalami pembukaan.

Biasanya, kondisi ini terjadi saat tubuh membantu mengubah posisi janin di dalam kandungan dan serviks yang melunak atau menipis.

Kapan harus ke rumah sakit

Segera hubungi fasilitas kesehatan atau ke rumah sakit bila Anda kontraksi selama 1 menit, kontraksi terasa setiap 5 menit, dan pola ini berlanjut selama 1 jam.

Selain itu, hubungi petugas kesehatan atau fasilitas kesehatan terdekat bila Anda atau pasangan mengalami:

  • Ketuban pecah, baik berupa semburan atau seperti air bocor terus-menerus
  • Pendarahan
  • Nyeri hebat tak tertahankan
  • Demam atau menggigil menjelang persalinan.

Catatan dari SehatQ

Cara menghitung kontraksi perlu Anda ketahui untuk mempersiapkan waktu yang tepat untuk bergegas ke rumah sakit. 

Bahkan, ini juga berguna untuk mendeteksi adanya kontraksi dini yang berisiko menimbulkan kelahiran prematur.

Bila kontraksi sudah semakin sering, intens, dan teratur, segera bawa ke bidan atau rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut terkait persiapan melahirkan, Anda bisa hubungi dokter kandungan terdekat atau chat gratis dengan dokter melalui chat dokter di aplikasi kesehatan keluarga SehatQ. 

Download aplikasinya sekarang di Google Play dan Apple Store.

Baca Juga

  • Ini Cara Induksi Persalinan yang Aman untuk Mempercepat Kelahiran Janin
  • Untuk Calon Ayah, Ini Manfaat Suami Mengelus Perut Ibu Hamil
  • Metode ILA Saat Melahirkan untuk Bantu Hilangkan Rasa Sakit

Kontraksi 5 menit sekali apakah tanda akan melahirkan?

Dilansir Healthline, kontraksi ini akan mengencangkan bagian atas rahim untuk mendorong bayi ke jalan lahirnya. Kontraksi asli sebagai tanda melahirkan biasanya terjadi dengan jarak waktu. Kontraksi pertama dan kedua berjarak 5 menit, berikutnya semakin turun dengan jarak 3 sampai 1 menit.

Apa yang harus dilakukan ketika kontraksi 5 menit sekali?

Untuk bayi pertama, Mama harus menghubungi dokter saat kontraksi terjadi tiap 5 menit dan berlangsung selama 30-40 detik untuk mengetahui waktu yang tepat pergi ke rumah sakit untuk melahirkan. Biasanya dokter akan meminta Ibu segera ke rumah sakit.

Berapa menit sekali kontraksi mau melahirkan?

Awalnya, kontraksi akan terjadi setiap kira-kira 15–20 menit. Namun, lama-kelamaan kontraksi datang semakin cepat, kira-kira setiap 5 menit. Bila pernah melahirkan normal sebelumnya, Bumil bisa mulai bersiap-siap berangkat jika kontraksi terjadi setiap 10–15 menit.

Pembukaan 3 seperti apa?

Pembukaan Tiga Pembukaan persalinan tiga menjelaskan jika mulut rahim sudah membuka sebesar 3 sentimeter. Kontraksi semakin intens dengan hanya berselang setengah jam. Janin sudah mulai aktif berusaha menuju mulut rahim agar kelahiran dapat lancar. Saat ini terjadi, ada baiknya langsung menuju tempat persalinan.