Iklan yang disiarkan di sela sela suatu acara televisi

Iklan televisi adalah sebuah serangkaian tayangan televisi yang dibuat dan dibayar oleh sebuah badan usaha untuk menyampaikan pesan, biasanya untuk memasarkan produk ataupun sekadar mengumumkan. Iklan televisi pertama kali disiarkan di Amerika Serikat pada tanggal 1 Juli 1941. Saat ini banyak iklan televisi yang disiarkan dalam bentuk iklan pendek selama beberapa waktu, mulai dari waktu lima detik hingga beberapa menit (hal tersebut termasuk durasi iklan yang sama dengan acara televisi kebanyakan, biasanya berbentuk infomersial). Pengiklanan seperti ini digunakan untuk mempromosikan berbagai produk barang, jasa, pengumuman, atau gagasan.

Walaupun TV baru dalam tahap ujicoba siaran, stasiun radio sudah memperkirakan bahwa TV menjadi media potensial untuk beriklan.

Iklan televisi pertama di dunia berasal dari Amerika Serikat, pada tanggal 1 Juli 1941 di saluran WNBT stasiun New York (kini WNBC) sebelum pertandingan basket antara Brooklyn Dodgers melawan Philadelphia Phillies. Iklan itu adalah iklan jam tangan Bulova.[1][2] Di Inggris, iklan televisi pertama ditayangkan di ITV tanggal 22 September 1955, yaitu iklan pasta gigi Gibbs SR. Di Asia, iklan televisi pertama ditayangkan oleh Nippon Television di Tokyo tanggal 28 Agustus, 1953, yang mengiklankan jam Seikosha (kini Seiko).[3]

Di Indonesia, iklan televisi mulai ditayangkan di TVRI pada 1 Maret 1963, sekitar setengah tahun setelah pertama bersiaran. Iklan yang pertama disiarkan masih belum jelas, namun kemungkinan merupakan salah satu dari tiga iklan pertama yang tercatat dalam berbagai sumber di internet: Hotel Tjipajung, PT Masayu (produsen alat-alat berat dan truk), serta PT Arschoob Ramasita (pembuat gambar untuk iklan-iklan InterVista, salah satu perusahaan iklan pertama di Indonesia). Iklan-iklan tersebut masih berbentuk telop.[4] Keberadaan iklan televisi sempat menghilang pada periode 1981-1988, ketika pemerintah melarang penayangan iklan di TVRI hingga kehadiran televisi swasta pertama, RCTI.[5]

Iklan yang sifatnya tidak komersial (disebut juga iklan layanan masyarakat atau ILM) merupakan iklan yang dibuat bukan untuk mengkomersialkan barang atau jasa, melainkan berisi pesan-pesan yang ditujukan kepada masyarakat, biasanya "dipersembahkan oleh" badan-badan tertentu.

  • Iklan
  • Iklan radio
  • Komunikasi pemasaran
  • Pensponsoran

  1. ^ "Imagery For Profit" R.W. Stewart, New York Times, 6 Juli 1941.
  2. ^ [1] WNBT/Bulova test pattern
  3. ^ ja:コマーシャルメッセージ
  4. ^ Khumaini, Anwar (2014). Sejarah iklan televisi di Indonesia. Merdeka.com. Diakses 15 Juli 2020.
  5. ^ Televisi, Iklan, dan Perihal "Menjadi Indonesia"

  • Television Commercials di Curlie (dari DMOZ)
  • AdViews - Duke University Libraries Digital Collections: A Digital Archive of Vintage Television Commercials
  • TV Advert Music - Sounds Familiar: TV advert music database
 

Artikel bertopik televisi, stasiun televisi, atau acara televisi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  • l
  • b
  • s

Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Iklan_televisi&oldid=21580336"


Page 2

1 Juli adalah hari ke-182 (hari ke-183 dalam tahun kabisat) dalam kalender Gregorian.

1 2
3 4 5 6 7 8 9
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31  
  • 1847 - Karl Ludwig Hencke menemukan asteroid 6 Hebe.
  • 1923 - Jalur kereta api pertama dan terakhir yang dibangun oleh Pemerintah Hindia-Belanda di Pulau Sulawesi dioperasikan.
  • 1946 - Kepolisian Negara Republik Indonesia didirikan.
  • 1950 - Kota Medan didirikan.
  • 1960 - Somalia merdeka dari Italia dan Britania Raya.
  • 1962 - Burundi dan Rwanda merdeka dari Belgia.
  • 1967 - Televisi berwarna disiarkan pertama kali oleh BBC Inggris.
  • 1991 - Pakta Warsawa berakhir secara resmi.
  • 1997 - Britania Raya menyerahkan Hongkong pada Republik Rakyat Tiongkok.
  • 2012 - Penutupan Kejuaraan Eropa UEFA 2012, dilaksanakan di Stadion Olimpiade Kiev, Kiev, Ukraina. Spanyol menjadi juara, gelar juara yang ke-3 kalinya (1964, 2008, 2012), mengalahkan Italia dengan skor 4-0.
  • 2013 - Kroasia bergabung dengan Uni Eropa.
  • 1909 - Abdul Rahman Saleh, pahlawan nasional Indonesia (w. 1947).
  • 1940 - Sinyo Aliandoe, mantan pemain dan pelatih sepak bola Indonesia.
  • 1974 - Aryo Wahab, penyanyi Indonesia.
  • 1976 - Ruud van Nistelrooy, mantan pemain sepak bola Belanda.
  • 1976 - Patrick Kluivert, mantan pesepak bola Belanda.
  • 1982 - Fedi Nuril, aktor, musisi dan model Indonesia.
  • 1983 - Park Jung-soo, leader boygroup Super Junior
  • 1987 - Jenita Janet, penyanyi dangdut Indonesia.
  • 1989 - Daniel Ricciardo, pembalap mobil F1 asal Australia.
  • 1995 - Ria Yunita, pembawa acara asal Indonesia
  • 1995 - Lee Taeyong, leader boygroup NCT dan anggota SuperM
  • 1995 - Ryuji Utomo, pemain sepak bola Indonesia
  • Hari Bhayangkara Polri
  • HUT Kolinlamil
  • Hari Kemerdekaan (Burundi, Rwanda, Somalia)
  • Hari Buah Sedunia

30 Juni - 1 Juli - 2 Juli

Diperoleh dari "https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=1_Juli&oldid=20876234"

Jenis – Jenis Iklan TV

Jenis – Jenis Iklan TV Yang Perlu Diketahui – Berdasarkan media penyampaiannya, iklan dibedakan menjadi iklan media cetak (seperti koran dan majalah) dan iklan media elektronik (seperti radio dan televisi). Pada kesempatan kali ini akan memberikan informasi mengenai jenis-jenis iklan di tv.

Iklan televisi adalah iklan yang dipromosikan melalui perangkat televisi. Biasanya berisi tentang penawaran atau pemberitahuan suatu produk/jasa. Meskipun kelebihannya dapat menjangkau luas, namun iklan televisi masih memiliki kekurangan. Berikut merupakan kelebihan dan kekurangan iklan televisi.

Kelebihan:

  • Memiliki jangkauan yang luas
  • Selektivitas dan fleksibilitas
  • Fokus pada perhatian publik
  • Memiliki nilai kreativitas yang tinggi
  • Lebih menarik, karena terdiri dari suara dan gambar.

Kekurangan:

  • Membutuhkan biaya yang sangat besar.
  • Target audiens tidak tertarget dengan baik
  • Kesulitan teknis dalam pembuatannya, karena adanya beberapa peraturan yang rumit yang harus dipenuhi

Jenis – Jenis Iklan TV Yang Perlu Diketahui

Berikut ini merupakan beberapa jenis iklan konvensional yang dijalankan di berbagai stasiun televisi di Indonesia.

1. Television Commercial (TVC)

Televisi commercial merupakan iklan televisi yang memiliki tayangan iklan berdurasi 30, 60 atau 90 second yang berisi promo produk. Iklan ini biasanya berbentuk audio video dan grafis. TVC ini paling umum digunakan dalam mengisi jeda komersial program acara di televisi.

2. Superimpose

Merupakan insert grafis yang memiliki durasi 15 hingga 30 detik.  Posisi superimpose ini biasanya berada di pojok kanan atau kiri layar televisi, bisa juga di bagian atas maupun bawah, tergantung logo dari stasiun televisi yang ditampilkan. Iklan superimpose ini biasanya memiliki format still picture/gambar diam,  bisa juga animated picture/animasi yang tidak bersuara.

Baca Lainnya:   Cara Transfer Uang Ke Sesama Bank BRI

3. Built-in

Jenis iklan tv yang satu ini sering disebut iklan terselubung,  karena hanya yang bermata jelilah yang mampu menangkap pesan ini. Iklan jenis built-in ini biasanya menyatu dalam sebuah tayangan dan disajikan berbentuk tulisan yang ada di backdrop, xbanner, logo produk dalam body program.

4. Ad-Lip

Merupakan iklan berbentuk ucapan yang langsung dibacakan oleh pembawa acara tv.

5. Bump In-Out

Bump in-one merupakan tayangan iklan sponsor yang berbentuk animasi, berdurasi maksimal 10 detik. Biasanya ditayangkan pada awal acara dan akhir acara sebuah program televisi.

Iklan yang dibiayai sepenuhnya oleh sponsor. Pihak sponsor akan membiayai seluruh biaya produksi sebuah acara televisi, dimana penayangannya dan pembuatannya disponsori oleh pengiklan.

Jenis iklan tv ini membutuhkan biaya yang sangat besar, karena pengiklan akan membuat sebuah acara yang berdurasi panjang. Hal inilah yang membuat banyak acara televisi melakukan kerjasama dengan sponsor untuk menghasilkan suatu acara.

7. Partisipasi

Jenis iklan ini sedikit berbeda dengan bentuk-bentuk iklan lainnya, karena dapat mengurangi biaya dan risiko. Iklan partisipasi ini biasanya berdurasi 15, 30 hingga 60 detik yang disisipkan diantara satu atau beberapa acara.

8. Spot Announcements

Jenis iklan televisi ini biasanya ditempatkan pada pergantian acara, memiliki durasi antara 10, 20, 30, atau 60 detik yang biasanya digunakan oleh pengiklan lokal maupun nasional.

Baca Lainnya:   Contoh Iklan Bahasa Jawa Tentang Lingkungan

9. Public Service Announcements

Merupakan jenis iklan layanan masyarakat yang biasanya ditempatkan di sela-sela sebuah acara televisi. Iklan ini disiarkan atas permintaan pemerintah atau organisasi tertentu untuk menginformasikan suatu hal penting atau menggalang sebuah solidaritas masyarakat luas.

Itulah beberapa jenis-jenis iklan tv yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca Juga :