Bentuk tanda pengenal yang sah di facebook

Kartu Identitas Anak (KIA) adalah identitas resmi anak sebagai bukti diri anak yg berusia kurang dari 17 tahun dan belum menikah yg diterbitkan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

Anak Kurang Dari 5 Tahun

  • Bersamaan dengan penerbitan Kutipan Akta Kelahiran
  • Pengajuan Kolektif dari Sekolah,Lembaga, RW atau RT
  • Pengajuan Mandiri
  • Pengajuan Online melalui portal disdukcapil.salatiga.go.id/layanan

Persyaratan :

  1. Mengisi Formulir Permohonan KIA.
  2. Fotocopy Akta Kelahiran Anak.
  3. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP-el) dan Kartu Keluarga (KK) Orang Tua.
  4. Pas foto anak berwarna ukuran 2 X 3 (2 lembar) untuk anak yang berusia 5 Tahun Keatas.
  5. Bagi yang belum memiliki Akta Kelahiran Pengajuan bersamaan dengan penerbitan Kutipan Akta Kelahiran.

Manfaat :

  1. Sebagai Tanda Pengenal atau Bukti Diri yang sah.
  2. Pendaftaran Sekolah.
  3. Transaksi Keuangan di Bank dan PT. Pos Indonesia.
  4. Pelayanan Kesehatan di RS/Puskesmas.
  5. Pembuatan Dok. Keimigrasian.
  6. Klaim santunan kematian bagi pemegang KIA yang masih berlaku.
  7. Mencegah perdagangan anak.
  8. Keperluan lain yang membutuhkan bukti diri berupa identitas bagi anak yang berdomisili di Kab./Kota.

TAHUN 2019 ADALAH TAHUN WAJIB MEMILIKI KARTU IDENTITAS PENDUDUK DI INDONESIA (Surat MendagriNomor 471.13/1879/DUKCAPIL tanggal 25 Februari 2019)

Download Formulir Permohonan KIA

  • BERANDA (current)
  • BERITA
  • TENTANG KPU KABUPATEN KARIMUN
  • PPID
  • JDIH
  • INFO PEMILU
  • GALERI
  • PEMUTAKHIRAN DATA PEMILIH BERKELANJUTAN
  • AGENDA

    HightLight

    • Kilas sepekan KPU Kabupaten Karimun – Selengkapnya...
    • Pendidikan Pemilih 2021 – Selengkapnya...
    • PENDAFTARAN CALON ANGGOTA KPU DAN BAWASLU PERIODE 2022-2027 – Selengkapnya...
    • PENGUMUMAN LELANG BARANG MILIK NEGARA KPU KABUPATEN KARIMUN TAHUN 2022 – Selengkapnya...

    Dalam rangka persiapan penerapan Kartu Identitas Anak (KIA) di Indonesia dan secara khusus di Kota Banjar, Jum’at, 19 Mei 2017, bertempat di Aula Setda Kota Banjar dilaksanakan Sosialisaasi Kartu Identitas Anak.

    Hadir dalam acara tersebut Wali Kota Banjar, Ketua DPRD Kota Banjar, FKPD, para Kepala OPD, para kepala sekolah TK, PAUD, SD, SMP, para Kepala Rumah Sakit Bersalin, Pimpinan panti asuhan, PKK, Darma Wanita, Organisasi wanita serta lembaga kewanitaan lainya, aparat pelaksana di Kecamatan, Kelurahan dan Desa yang menangani bidang administrasi kependudukan. dan undangan lainnya

    Menurut Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banjar, Moch. Aan Suparan,SH, M.Si menjelaskan, KIA akan dimiliki oleh warga Banjar yang berusia 0-5 tahun dan 5 hingga min 1 (-1) hari umur 17 tahun. Hal tersebut sesuai amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 2/ 2016 yang menyatakan bahwa Setiap warga negara Indonesia pada usia berapapun harus memiliki kartu identitas. “ Masyarakat belum ada yang tahu soal program ini. Tapi, sekarang kita sosialisasikan kepada masyarakat bersama pemerintah pusat. Untuk bentuknya, KIA itu hampir mirip seperti E-KTP,” ungkapnya.

    Untuk teknisnya, terang Aan, pihaknya akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pemerintah pusat, terkait proses pelayanan kepada masyarakat yang akan membuatkan identitas anaknya tersebut. Meski begitu, di wilayah yang sudah melaksanakan seperti di Kota Bandung, untuk pembuatan KIA hanya membutuhkan data Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga yang didaftarkan ke Disdukcapil. “Jadi, pada tahun 2018 mendatang, kita akan tahu secara keseluruhan masyarakat yang ada di Banjar mulai dari baru lahir hingga yang sudah meninggal. Saat ini, untuk perekaman E-KTP alhamdulillah sudah mencapai 97 persen, sebentar lagi 100 persen, mudah-mudahan saja,” kata Aan.

    Selain berfungsi untuk identitas warga Kota Banjar, KIA maupun E-KTP juga akan sangat berarti bagi pelaksanaan pesta demokrasi yang akan berlangsung pada bulan Juni 2018 mendatang. Hal tersebut berguna untuk memverifikasi data pemilih yang sudah berhak memberikan suaranya dalam Pilkada mendatang. “Nah, kalau pemilih pemula, apalagi yang usianya 17 tahun pada saat Pilkada, kita akan lebih mudah untuk mensinkronkan dengan DPT yang dimiliki KPU Kota Banjar. Untuk yang meninggal juga datanya sudah kita miliki. Apalagi kesadaran masyarakat Banjar dalam pembuatan E-KTP, Akta Kelahiran maupun Akta Kematian sudah sangat tinggi,” jelasnya.

    Terakhir, kata Aan, Disdukcapil Kota Banjar saat ini tengah menjalankan program unggulannya, yakni Program Pelayanan Kependudukan Satu Hari (Pandusari). Artinya, semua pelayanan administrasi kependudukan, baik pembuatan E-KTP, KK, Akta Kelahiran maupun Akta Kematian, bisa langsung jadi maksimal dalam waktu satu hari. “Alhamdulillah, masyarakat Banjar kesadarannya sangat tinggi soal pembuatan identitas kependudukannya. Apalagi didukung oleh pelayanan kami yang hanya memakan waktu maksimal 1 hari. Tentunya tidak seperti di daerah lain. Intinya kita patut bersyukur,” pungkas Aan.

    Wali Kota Banjar menuturkan bahwa Kota Banjar terpilih sebagai pelaksana penerapan KIA, ini merupakan Penghargaan dari Pemerintah Pusat khususnya Kementerian Dalam Negeri atas keberhasilan dalam pencapaian target kepemilikan akta kelahiran bagi anak 0 – 18 tahun yang telah mencapai 86%. Pada tahun ini hanya 50 Kab./ Kota yang ditunjuk sebagai Pelaksana Program KIA di Indonesia. sedangkan di Jawa Barat hanya 2 daerah yang ditunjuk, yaitu Kota Banjar dan Kabupaten Sukabumi, setelah Kota Cimahi pada Tahun 2016. Tentu saja ini patut kita sambut dengan gembira sebagai wujud pemenuhan hak anak akan identitas kependudukan.

    Implementasi KIA ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Kemendagri yang bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak kostitusional warga negara. KIA, selain sebagai tanda pengenal atau bukti diri yang sah bagi anak, juga dapat menjadi persyaratan pendaftaran sekolah, untuk melakukan Transaksi Keuangan di Dunia Perbankan dan PT. Pos Indonesia, Pelayanan Kesehatan di Puskesmas dan/atau di Rumah Sakit, pembuatan Dokumen Keimigrasian, Pencegahan perdagangan anak, dan beragam keperluan lain yang membutuhkan bukti diri berupa identitas bagi anak.

    Sementara Dirjen Dukcapil Kemendagri sebagai Nara Sumber menyampaikan bahwa “Penerbitan KIA selain merupakan amanah peraturan perundang-undangan, juga bertujuan untuk meningkatkan pendataan, perlindungan dan pelayanan publik serta sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara. Lebih lanjut dijelaskanya , bahwa KIA sangat penting dan sangat bermanfaat untuk anak-anak kita. Diantara manfaat KIA adalah sebagai bentuk pemenuhan hak anak , bukti identitas diri untuk pendaftaran sekolah, untuk melakukan transaksi keuangan di dunia perbankan dan PT Pos Indonesia., mendaftar BPJS, Identifikasi jenazah dengan korban anak-anak, untuk pelayanan kesehatan di Puskesmas dan atau di RSUD, sebagai tanda pengenal atau bukti diri yang sah, untuk pembuatan dokumen keimigrasian, mencegah terjadinya perdagangan anak, untuk mengurus klaim santunan kematian, “ tandasnya .

    Tanda Pengenal apa saja yang diterima FB?

    Semua yang Anda kirim kepada kami harus berisi:.
    Nama dan tanggal lahir Anda atau. Nama dan foto Anda..
    SIM. KTP. ... .
    Semua yang Anda kirim kepada kami harus berisi nama Anda. ... .
    Kartu pelajar. ... .
    Tanda pengenal harus diterbitkan negara tempat Anda ingin menjalankan iklan dan nama negara harus tertera di tanda pengenal Anda..

    Apakah Facebook minta Tanda Pengenal?

    Kami meminta Tanda Pengenal untuk memastikan hanya Anda yang bisa mengakses akun Anda. Mengonfirmasi nama Anda: Kami meminta semua orang di Facebook untuk menggunakan nama yang mereka gunakan sehari-hari. Ini membantu kami menjaga keamanan Anda dan komunitas kita dari ancaman penyamaran.

    Bagaimana cara mengirim Tanda Pengenal ke Facebook?

    Cara mengunggah tanda pengenal ke Facebook.
    Dengan kamera atau perangkat seluler, ambil foto tanda pengenal Anda dari jarak dekat di ruangan yang terang..
    Simpan foto tersebut ke perangkat seluler atau komputer..
    Ikuti petunjuk di layar untuk mengunggah tanda pengenal Anda..

    Kenapa harus unggah Tanda Pengenal di Facebook?

    Ada beberapa alasan Anda diminta mengirimkan salinan tanda pengenal Anda ke Facebook. Contohnya meliputi: Mengonfirmasi bahwa akun yang ingin Anda akses benar-benar milik Anda: Keamanan Anda penting bagi kami. Kami meminta Tanda Pengenal untuk memastikan hanya Anda yang bisa mengakses akun Anda.