Apakah posisi woman on top aman untuk ibu hamil?

Home Gaya Hidup Gaya Lainnya

avd | CNN Indonesia

Jumat, 19 Mar 2021 22:15 WIB

Seks ketika hamil diperbolehkan secara medis, namun perhatikan juga pilihan aman posisi seks saat hamil trimester kedua. (Foto: iStockphoto/LightFieldStudios)

Jakarta, CNN Indonesia --

Gairah seks yang muncul saat masa kehamilan merupakan hal wajar. Namun bisa jadi ada rasa ragu untuk melakukannya karena khawatir mempengaruhi kondisi janin.

Mengutip Healthline, seks selama kehamilan diperbolehkan asal kondisi ibu hamil dan janinnya dalam keadaan sehat, serta memperhatikan betul posisi seks yang tepat dan nyaman.

Tapi perlu diketahui bahwa melakukan seks ketika usia kehamilan di trimester pertama sangat tidak dianjurkan, karena berpotensi mengganggu perkembangan janin.

Sejumlah dokter juga menyarankan waktu yang tepat untuk berhubungan intim yaitu, pada saat usia kandungan 16 minggu atau di trimester kedua.

Posisi seks trimester kedua ini tidak ada aturan bakunya, selagi posisi tersebut masih aman untuk ibu hamil maka diperbolehkan.

Seberapa aman melakukan hubungan seks saat hamil?

Dilansir Womenfitness, hampir semua dokter menyatakan bahwa berhubungan seks di masa kehamilan aman baik bagi wanita maupun janin.

Orgasme pada wanita hamil dapat memicu hormon baik dan meningkatkan aliran darah. Hormon baik tersebut juga berpotensi ditutunkan ke calon bayi di dalam perut.

Pahami posisi seks aman saat hamil trimester kedua (Foto: Istockphoto/Milkos)

Dikutip Medical Health Today, gairah seks saat hamil bisa dimaklumi karena terjadi peningkatan hormon dan aliran darah di sekitar kelamin yang memberi hasrat seksual terutama di trimester dua.

Keraguan berhubungan seks tersebut bisa diatasi dengan konsultasi terlebih dulu ke dokter kandungan apabila dirasa perlu, supaya mengetahui plus minusnya.

Posisi Seks Trimester Kedua

Dilansir dari Very Well Family, berikut ini beberapa posisi seks yang diklaim aman untuk ibu hamil terutama di usia kandungan 16 minggu:

1. Woman on Top

Saat kandungan berada di trimester kedua, ukuran perut ibu hamil masih belum begitu membesar, sehingga posisi woman on top ini tidak akan memberi tekanan besar pada perut.

Disamping itu, ibu hamil juga dapat mengontrol sendiri kedalaman penetrasi dan stimulasi klitoris ketika menggunakan posisi woman on top. Seks saat hamil lebih aman jika wanita yang memegang kendali.

5. Berdiri

Posisi seks berdiri bisa dilakukan dengan pasangan Anda dan ibu hamil menghadap ke dinding atau sandaran lainnya, sementara pria melakukan penetrasi dari belakang.

Pahami posisi seks saat hamil trimester kedua (Foto: iStockphoto/kieferpix)

Namun,posisi seks trimester kedua sambil berdiri ini tidak disarankan dilakukan di trimester akhir. Dikarenakan tubuh ibu hamil cenderung lebih tidak seimbang dibandingkan fase awal dan tengah.

3. Side Lying

Posisi berbaring menyamping juga diperbolehkan karena perut ibu hamil tidak akan mengalami tekanan. Hal ini akan membuat wanita merasa lebih nyaman.

Kekurangan pada posisi side lying ini memang tidak dapat berhadap langsung karena harus membelakangi pasangan pria Anda yang sedang melakukan penetrasi dari belakang.

Pahami posisi seks aman di trimester kedua kehamilan (Foto: Istockphoto/dima_sidelnikov)

4. Seks Oral

Apabila masih khawatir untuk berhubungan badan secara langsung, alternatifnya bisa dengan seks oral karena bebas ada penetrasi. Alternatif seks ini tidak mengganggu bagian perut.

Sebelum melakukan seks oral, Anda perlu memperhatikan kebersihan vagina maupun kondisi tangan. Hal ini sangat penting mengingat bahwa wanita hamil memiliki risiko cukup tinggi terhadap penularan infeksi.

5. Doggy Style

Doggy style terbilang aman untuk dilakukan sebagai posisi seks trimester kedua, karena ibu hamil dapat bertumpu pada kedua lutut dan kedua sikutnya.

Di posisi ini pasangan pria Anda tinggal melakukan penetrasi dari belakang. Apabila kurang nyaman, beri bantalan yang ditumpuk pada sikut dan lutut supaya ada penyangga perut.

(avd/fjr)

Saksikan Video di Bawah Ini:

TOPIK TERKAIT

Selengkapnya

Pilihan posisi seks pun perlu diperhatikan demi kenyamanan ibu hamil dan aman bagi janin. Apalagi bila perut sudah mulai membesar yang biasanya membuat hubungan seksual pun menjadi nggak nyaman lagi. • Posisi berbaring bersampingan dan saling berhadapan dengan pasangan. Tarik satu kaki ke atas agar pasangan bisa dengan mudah melakukan penetrasi. • Posisi menyamping membelakangi pasangan. Posisi ini memungkinkan pasangan melakukan penetrasi vagina dari belakang. Posisi ini cukup aman dilakukan selama masa kehamilan karena tidak menyebabkan tekanan pada perut ibu hamil.

Woman on Top atau ‘posisi wanita di atas’ lebih nyaman dilakukan karena ibu hamil dapat mengontrol kedalaman penetrasi dan ‘memegang kendali’ gerakan.

Doggy Style atau ‘posisi wanita bersangga pada lutut dan tangan’. Posisi yang aman karena tidak terjadi tekanan langsung pada perut walaupun perut sudah mulai membesar.

• Posisi wanita duduk di pangkuan pasangan, biasanya dilakukan pada kehamilan pertengahan atau lanjut di mana nggak memerlukan banyak gerakan. Posisi ini bisa dilakukan pada saat perut belum terlalu besar. Saat perut semakin membesar, ganti posisi dengan cara wanita duduk di pangkuan pasangan tapi tidak saling berhadapan.

• Bila Anda atau pasangan tetap lebih menyukai posisi Missionary atau posisi perempuan di bawah, pasangan Anda harus menyesuaikan dengan cara menyangga berat badan dengan tangan atau lutut dan hati-hati jangan sampai menekan bagian perut Anda.

Tak perlu khawatir bila pada saat foreplay mungkin membuat colostrums (cairan kekuning-kuningan berwarna bening) keluar dari putting susu pada saat payudara dirangsang. Wajar dan nggak berbahaya kok, walaupun mungkin hal ini terasa aneh dan nggak menyenangkan bagi beberapa pasangan.

Baca juga: 10 Kalimat Perusak Gairah Seks








KONTAN.CO.ID -   Bolehkah berhubungan intim saat hamil? Mungkin pertanyaan ini sering muncul di pasangan muda. Kebanyakan wanita merasa takut berhubungan intim karena sedang mengandung. Mereka takut hubungan seks bisa mempengaruhi kehamilan.  Baca Juga: Waspadai 4 masalah psikologis yang bisa memicu impotensi Sebenarnya berhubungan intim saat kehamilan dibolehkan. Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan RSUD Bung karno, dr Andy Wijaya, Sp.OG, M.Kes, melalui Kompas.com (14/06/20), berhubungan intim diperbolehkan asalkan kehamilan tidak memiliki resiko tinggi.  Ada baiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kandungan tentang keadaan kehamilan Anda. Selain keadaan kehamilan, umur kandungan juga wanita wanita enggan berhubungan intim. Keadaan perut yang membesar menjadi faktor berhubungan intim sedikit terganggu. Agar hubungan seks tetap nyaman, ada beberapa posisi yang bisa dicoba. Berikut posisi seks yang aman saat hamil, dirangkum KONTAN.co.id dari Healthline dan The Bump. Posisi berhubungan intim yang aman saat hamil adalah doggy style. Posisi ini bisa dilakukan saat kehamilan sudah memasuki trimester kedua atau ketiga.  Karena perut sudah membesar, posisi doggy style bisa memudahkan Anda saat bercinta. Posisi ini juga tidak memberikan tekanan pada kandung kemih.  Spooning bisa menjadi pilihan posisi berhubungan intim saat hamil. Spooning atau menyendok aman bagi ibu hamil karena tidak memberikan tekanan.  Posisi ini juga cukup nyaman karena dilakukan dengan berbaring. Pasangan akan memposisikan di belakang ibu hamil. Penetrasi akan dilakukan dari belakang. 

  • Hubungan Intim
  • Jangan Lewatkan
  • unlisted